Monday, May 04, 2015

Hanya ada dua hal yang harus saya lakukan untuk kembali muda lagi. Tugas akhir dan perjalanan mencari.

Senja menjadi awal rinduku setiap hari. Biasanya, tergantung kita bagaimana membawa rindu di malam yang pekat. Menenangkan atau menyesakkan.

Sunday, May 03, 2015

Seingin apapun kita terhadap sesuatu, jika bukan jalannya. Maka tidak akan bertemu.

Seperti ayat favorit, Al-Baqarah:216.
Seperti surat favorit, Ar-Rahman.
Seperti itu seharusnya saya menunduk pada Allah, dengan penyerahan diri.

Karena kamu tak pernah mengerti, jadi aku berhenti.

Cinta melulu.

Jadi begini, sepertinya aku mulai tidak pandai mengambil pelajaran hidup seperti dulu.
pelajaran hidup yang bervariasi dan banyak macamnya.
Ataukah menurutmu ini adalah umur yang rentan bagi kita?
Tapi, tunggu dulu, bukankah beberapa orang terlihat baik-baik saja.
tidak pusing tujuh keliling memikirkan seperti apa yang kita pikirkan.
Ada yang salah, sungguh.
Kenapa di pikiranku hanya dipenuhi cinta melulu.
Cinta yang hanya padamu.
Aduh.

Percakapan Cermin (1)

Yuk, kakak. Sini dulu.
Duh, capek ya itu pikiran. Istirahat sini dulu yuk. Sendirian aja, kita berdua aja, yang sebenarnya aku adalah kamu. Sudah, sedikit saja nggak perlu memikirkan hal lain. Tentang negara yang kacau, tentang rupiah yang naik turun, tentang wisuda dan kerja yang kamu harus cari, atau tentang kehilangan. Sudah, sekarang hanya waktumu denganku.
Kamu tahu, kamu berhak atas waktumu. Harus ada waktu dimana kamu memikirkan diri sendiri, menghabiskan waktu sendiri.
Yuk, kakak. Main dulu. Kamu tidak harus bertanggung jawab kepada siapapun selain kepada-Nya, kan? Jadi tinggal mengikuti ajaran-Nya maka semua akan beres.
Yuk, kakak, sini sebentar. Main yuk, sendirian aja. Capek mikir semua. Dibuat serius tapi santai, diselesaikan yang harus dikerjakan. Be smart and tough, yes?

Wednesday, April 08, 2015

Muhasabah #1

Tidak ada agama paling sempurna selain Islam.
Ia mengatur bukan hanya tentang diri tetapi juga orang lain, tentang nasehat menasehati (kehidupan bermasyarakat), tentang pemerintahan dan pentingnya pemimpin bahkan di lingkungan paling kecil yaitu keluarga (Qowwam), tentang ilmu pengetahuan langit dan bumi, tentang akhlak, tentang iman, tentang nikmat dan duka, tentang kabar gembira dan peringatan, dan hal lain yang saya belum sampai di tahap mengetahui.
Sangat disayangkan jika ada seseorang yang mempelajari muamalah tanpa mengetahui dasarnya, memoles akhlaknya, belajar bermasyarakat dan lain sebagainya.
Karena Islam adalah satu keutuhan yang sempurna di setiap bidang. Islam yang baik dalam diri kita adalah islam yang dapat menyatukan segalanya. Islam yang menjadi dasar kehidupannya.
Jika Islam di dunia ini tidak baik karena orang-orang yang menganutnya, maka yang salah adalah orangnya, bukan Islam-nya.

Saya sungguh belum menjadi orang sebagaimana di atas, Jauh, jauh sekali rasanya. Yang ada saya sering salah, sering jahat, sering khilaf.

Monday, April 06, 2015

4-6-2015

Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan, supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-Nya.
-Imam Syafi'i